Jumat, 14 Desember 2012
Pengusaha Muda Temui Jokowi Bahas Industri Kreatif
![]() |
| Ketua Umum HIPMI, Andhika Anindyaguna |
JAKARTA, KOMPAS.com — Beberapa pengusaha muda yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mendatangi Balaikota Jakarta untuk bertemu dengan Gubernur DKI Joko Widodo. Ketua Umum Hipmi Andhika Anindyaguna mengatakan, pertemuan itu untuk membahas beberapa hal dan harapan yang diperjuangkan oleh Hipmi.
"Antara lain pada usaha kecil menengah karena mayoritas kita pengusaha pemula kelas menengah kecil. Intinya, kita ingin bertukar pikiran dengan Pak Gubernur dan keberpihakan beliau. Kami ingin memberi masukan terkait pembangunan di Jakarta," kata Andhika di Balaikota Jakarta, Selasa (11/12/2012).
Jumat, 30 November 2012
Jokowi: Produk Ekonomi Kreatif Butuh Etalase
![]() |
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. TEMPO/Tony Hartawan
|
TEMPO.CO, Jakarta - Industri ekonomi kreatif mulai tumbuh subur di kalangan masyarakat. Tapi, tanpa etalase berupa ruang publik untuk memasarkan produk, pengembangan ekonomi kreatif akan menjadi hal yang percuma.
"Ada produk-produk kreatif dari masyarakat, banyak. Tapi kalau tidak ada ruang untuk barang itu dipasarkan percuma produk-produk itu," kata Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo ketika menghadiri Pekan Produk Kreatif Indonesia di Epicentrum Walk, Jakarta, Kamis 22 November 2012.
INDUSTRI KREATIF BUTUH RUANG PAMERAN
BANDUNG : Kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif menggandeng pemerintah kota bandung untuk memfasilitasi penyediaan ruang pamer bagi industri kreatif potensial.
Mari Elka Pangest, Mentri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,mengatakan selama ini pegiat industri kreatif di Kota Bandung mengeluhkan tidak adanya fasulitas dari pemerintah daerah sebagai wadah untuk memasarkan berbagai produk yang dihasilkan.
Untuk itu, kementriannya akan bekerja sama dengan Pemkot Bandung guna menyediakan pusat pergelaran atau pameran.
“ Ini untuk memfasilitasi industri kreatif yang berkembang pesat di kota tersebut,” ujarnya di sela-sela membuka perayaan kirab budaya Cap Go Meh 2012 di Bandung akhir pekan lalu.
Dia menuturkan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi kreatif menobatkan Kota Bandung bukan hanya sebagai kota seni dan budaya, melainkan juga sebagai kota kreatif. Industri kreatif di kota tersebut dinilai telah berkembang begitu pesat beberapa tahun belakang ini.
Hal ini, ditunjukan dengan menjamurnyaaneka bidang bisnis, mulai dari distribution outlet (distro), factor outlet (FO), dan sejumlah bisnis kreatif lain. “ Kota Bandung bukan hanya kaya akan seni dan budaya, tapi juga bisa disebut sebagai kota kratif.”
Langganan:
Postingan (Atom)
Pilih Bahasa
Ad Info
-
Cat di dinding memang akan terasa monoton bila warnanya itu-itu saja apalagi pada kamar anak-anak biasanya mereka ingin gambar tokoh kart...
-
Berikut beberapa tips dan ide untuk membuat design undangan pernikahan yang terbaik untuk membantu anda dalam cetak undangan nikah ada ba...
-
image mug) bisa membuat sebuah hadiah atau pesta menjadi lebih fantastis. Meskipun Anda dapat saja membeli mug bergambar melalui banyak tok...
-
Industri kreatif saat ini telah menjadi salah satu sorotan dalam pembangunan di Indonesia. Dengan semakin meningkatnya sumber daya manusia,...
-
Pengalaman bekerja di perusahaan keramik menginspirasi Muhammad Sofwan mendirikan usaha pembuatan mug berbahan keramik. Beda dari produse...
-
Mungkin sebagian dari Anda belum mengetahui apa pengertian dari digital printing. Artikel ini menjelaskan secara umum tentang pengertian ...
-
Adu Karya Karakter Indonesia (sumber AKKI) Bertujuan mengembangkan kreativitas anak bangsa di 5 kota di Indonesia. Kementerian Pariwi...

