Minggu, 21 Oktober 2012
Isi Kantong Ajaib Doraemon Dipamerkan
OKAYAMA, GOSIP ARTIS – Para penggemar manga-anime Doraemon berbondong-bondong mendatangi pameran si tokoh animasi robot kucing biru di Okayama, Jepang.
Pameran Doraemon’s Scientific Future itu berlangsung di Okayama Digital Museum, di Distrik Ekimotomachi, Kita Ward. Dilangsungkan selama lebih dari 17 hari hingga 9 September 2012, pameran tersebut telah menarik perhatian lebih dari 29.600 pengunjung.
Doraemon merupakan robot kucing dari abad ke-22 yang dikirim ke masa kini. Sosok animasi yang film serinya ditayangkan televisi mulai 1969 itu memiliki banyak peralatan modern yang bisa dikeluarkannya dari kantong ajaibnya untuk menyelesaikan masalah, terutama masalah Nobita Nobi. Beragam alat yang dibuat menyerupai alat-alat modern Doraemon dalam film seri tersebut dipamerkan dalam Doraemon’s Scientific Future.
Ada alat penambah kekuatan genggaman tangan, mirip seperti Sarung Tangan Super milik Doraemon. Dengan menggunakan alat itu, bola yang keras bisa hancur berkeping-keping saat digenggam.
Ada juga jubah yang dibuat dari kain spesial. Dengan kombinasi dari proyektor, gambar latar belakang diproyeksikan ke jubah itu, sehingga pemakai jubah tersebut seperti tidak terlihat. Tak seperti Jubah Tak Terlihat dalam film seri tersebut, yang membuat pemakainya benar-benar tidak terlihat, versi yang dipamerkan menggunakan “teknologi proyeksi retro-reflective“, semacam kamuflase mata.
“Pasti keren kalau punya ini di rumah,” kata bocah tujuh tahun, Sota Ishihara, setelah ia mencoba mengenakan jubah itu dalam pameran tersebut. “Orangtuaku tidak bisa memarahiku jika aku bersembunyi dalam jubah itu,” lanjutnya.
Merchandise Resmi Bigbang Jadi Buruan Fans
Arum Kinanti Handa Riyadini - detikhot
Jakarta - Konser KPop selalu dihiasi oleh warna dari lightstick yang dipegang oleh para penonton. Tak hanya lightstick saja, pernak-pernik lainnya seperti kipas, bando yang bertuliskan nama idola, dan lain-lain pun menjadi barang "wajib" untuk menonton konser KPop.
Rasanya ada yang kurang bila tidak membeli "oleh-oleh" dari konser 'Alive Tour 2012' Bigbang itu. Penonton pun terus berdatangan untuk membeli pernak-pernik boyband asal Korea Selatan itu.
Ada dua booth official merchandise yang terdapat di luar Mata Elang International Stadium (MEIS). Jadi, bagi yang tidak dapat menonton Bigbang malam ini, tetap dapat membeli merchandise resmi dari 'Alive Tour 2012' itu.
Berbagai macam merchandise resmi seperti dua jenis lightstick, kipas, kaos, tas, dan lainnya terdapat di booth tersebut. Harganya pun bermacam-macam. Kaos berwarna hitam dan putih dijual dengan harga Rp 200 ribu, Rp 250 ribu, dan Rp 350 ribu, tas Rp 150 ribu, handuk Rp 200 ribu, Lightstick 'Alive Tour 2012' Rp 150 ribu, crown stick Rp 250 ribu, handband Rp 150 ribu, sticker Rp 50 ribu, pin Rp 150 ribu, gantungan kunci Rp 150 ribu, dan kipas Rp 150 ribu.
Tak hanya official merchandise yang dijual di arena konser, melainkan penjual merchandise tidak resmi juga bertebaran di sekitar area konser. Harganya pun jauh lebih murah ketimbang merchandise resmi.
Bigbang siap menghibur para penggemarnya Jumat (12/10/2012) malam ini dan Sabtu (13/10/2012) besok di Mata Elang International Stadium, Ancol, Jakarta. Konser rencananya akan mulai pukul 20.00 WIB.
(kak/mmu)
sumber : http://hot.detik.com/music/
Jumat, 19 Oktober 2012
Digagas, Solo Jadi Kota Industri Kreatif
SOLO, suaramerdeka.com – Industri kreatif dan entrepreneurship menjadi jawaban bagi sulitnya memperoleh lapangan pekerjaan. Untuk memacu semangat generasi muda menjadi entrepeneur serta pelaku industri kreatif, Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) UNS bekerjasama dengan Dirjen Dikti menggelar kegiatan bertajuk Desain Komunikasi Visual (DKV) Indonesia Ekreaprener.
Acara tersebut akan digelar di Kusuma Sahid Prince Hotel (KSPH) Solo mulai hari ini hingga 21 Oktober 2012. Kegiatan ini diharap mampu menggalakkan industri kreatif di Kota Solo.
"Dengan pameran ini kami berharap mampu melecut generasi muda. Mereka jangan hanya berharap menjadi karyawan tetapi menjadi pengusaha mandiri yang kreatif dan mampu memberi kontribusi pada Kota Solo," kata Ketua Panitia DKV Indonesia Ekreaprener, Ahmad Adib, Jumat (19/10).
Dalam acara tersebut digelar pameran industri kreatif yang menunjukkan hasil sektor industri kreatif yang telah berkembang bagus mulai dari fashion, desain, animasi, fotografi, audio visual, publishing, seni pertunjukan dan lainnya.
Menurutnya, pameran ini sangat relevan dengan program dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yakni pengembangan ekonomi kreatif Indonesia 2025. "Dalam pameran ini diadakan untuk menunjukkan bila selama ini industri kreatif telah marak di Solo dan diikuti oleh para pelaku utama yang sudah lama konsisten dalam mengembangkannya," ujar Adib.
Bila selama ini Yogyakarta, Bandung, dan Bali lebih dikenal dengan kota kreatif, katanya, maka Solo harus tidak mau kalah untuk menjadi kota industri kreatif.
sumber : http://www.suaramerdeka.com/
Langganan:
Postingan (Atom)
Pilih Bahasa
Ad Info
-
Cat di dinding memang akan terasa monoton bila warnanya itu-itu saja apalagi pada kamar anak-anak biasanya mereka ingin gambar tokoh kart...
-
Berikut beberapa tips dan ide untuk membuat design undangan pernikahan yang terbaik untuk membantu anda dalam cetak undangan nikah ada ba...
-
image mug) bisa membuat sebuah hadiah atau pesta menjadi lebih fantastis. Meskipun Anda dapat saja membeli mug bergambar melalui banyak tok...
-
Industri kreatif saat ini telah menjadi salah satu sorotan dalam pembangunan di Indonesia. Dengan semakin meningkatnya sumber daya manusia,...
-
Pengalaman bekerja di perusahaan keramik menginspirasi Muhammad Sofwan mendirikan usaha pembuatan mug berbahan keramik. Beda dari produse...
-
Mungkin sebagian dari Anda belum mengetahui apa pengertian dari digital printing. Artikel ini menjelaskan secara umum tentang pengertian ...
-
Adu Karya Karakter Indonesia (sumber AKKI) Bertujuan mengembangkan kreativitas anak bangsa di 5 kota di Indonesia. Kementerian Pariwi...